Selamat Datang Bapak M. Tahir, M.Sn, Rekan-Rekan A3 PGSD, dan Para Pengunjung

Selasa, 19 Januari 2016

KELAS VI SD, SEMESTER II, BAB 8



ENERGI LISTRIK
Oleh : Bahtiar Suganda (E1E014007)


a.    Gejala Kelistrikan
Gejala kelistrikan dapat kita lihat dengan cara menggosok-gosokkan benda plastik. Benda plastik bila digosok-gosokkan akan bermuatan listrik dan dapat menarik potongan kertas. Namun Tarikan itu hanya berlangsung sebentar. 


b.    Sumber Energi Listrik
Benda yang dapat menimbulkan arus listrik dinamakan sumber energi listrik. Ada 4 sumber energi listrik, yaitu :

1.    Generator
Generator merupakan alat pembangkit tenaga listrik dan sumber energi listrik yang besar. Ada beberapa jenis pembangkit listrik berdasarkan tenaga penggeraknya :
a.    Pusat Listrik Tenaga Air (PLTA)
b.    Pusat Listrik Tenaga Diesel (PLTD)
c.     Pusat Listrik Tenaga Uap (PLTU)
d.    Pusat Listrik Tenaga Nuklir  (PLTN)
e.    Pusat Listrik Tenaga Matahari (surya)
f.     Pusat Listrik Tenaga Angin

2.    Baterai
Baterai berisi zat-zat kimia yang menyimpangan energi kimia yang dapat berubah menjadi energi listrik bila kutub positif (+) dihubungkan dengan kutub negatif (-). Pada bungkus baterai biasanya tertulis 1,5 V, artinya baterai tersebut memiliki tegangan listrik 1,5 volt. Baterai dapat mengubah energi kimia menjadi energi listrik.
 










3.    Aki (Akumulator)
Pada Aki terjadi perubahan energi kimia menjadi energi listrik. Aki disebut juga dengan elemen basah karena berisi zat kimia berupa cairan. Jika Aki digunakan terlalu lama, maka energi listrik pada Aki akan habis. Agar dapat digunakan kembali, Aki harus diberi energi listrik.

4.    Dinamo Sepeda
Dinamo dapat mengubah energi mekanik (gerak) menjadi energi listrik. Dinamo sepeda memiliki bagian yang terdiri dari magnet berbentuk tabung, dan sebuah kumparan kawat. Dinamo dipasang dekat roda depan sepeda. Ketika sepeda dijalankan, kepala dinamo yang yang berhubungan langsung dengan magnet akan berputar karena bergesekan dengan roda. Magnet yang berputar menimbulkan arus listrik pada kumparan.



c.    Rangkaian Listrik
Apabila kutub positif (+) dan (-) dihubungkan dengan sepotong kabel, maka ada arus listrik. Arus listrik mengalir dari kutub positif (+) ke kutub (-).Arus listrik hanya dapat mengalir dalam rangkaian tertutup, dan tidak mengalir pada rangkaian terbuka. Rangkaian tertutup adalah rangkaian yang tidak memiliki ujung dan pangkal, sebaliknya rangkaian terbuka memiliki ujung dan pangkal.Baterai dapat disusun dengan berbagai cara untuk menghasilkan rangkaian listrik, antara lain sebagai berikut:
a.    Rangkaian seri. Baterai (sumber listrik) disusun dengan cara  berderet.
b.    Rangkaian paralel. Baterai (sumber listrik) disusun dengan cara sejajar.
c.  Rangkaian CampuranGabungan dengan susunan seri dan paralelAlat untuk menyambung dan memutuskan arus listrik disebut sakelar.

d.    Benda Konduktor dan Isolator Listrik
Konduktor listrik adalah benda yang dapat menghantarkan arus listrik. Contohnya besi, baja, kuningan, kayu yang basah, dan timah.
Isolator listrik adalah benda yang tidak dapat menghantarkan arus listrik. Contohnya plastik, kaca, dan kayu yang kering.

f.     Contoh Alat Rumah Tangga Yang Memanfaatkan Energi Listrik
Sebagian besar peralatan rumah tangga memanfaatkan energi listrik. Seperti : rice cooker, dispenser, kulkas, radio, setrika, mesin cuci, kipas angin, dan sebagainya












Tidak ada komentar:

Posting Komentar