ENERGI
LISTRIK
Oleh : Bahtiar Suganda (E1E014007)
a. Gejala Kelistrikan
Gejala kelistrikan dapat
kita lihat dengan cara menggosok-gosokkan benda plastik. Benda plastik bila
digosok-gosokkan akan bermuatan listrik dan dapat menarik potongan kertas. Namun
Tarikan itu hanya berlangsung sebentar.
b. Sumber Energi Listrik
Benda yang dapat
menimbulkan arus listrik dinamakan sumber energi listrik. Ada 4 sumber energi
listrik, yaitu :
1. Generator
Generator merupakan alat pembangkit tenaga listrik
dan sumber energi listrik yang besar. Ada beberapa jenis pembangkit listrik
berdasarkan tenaga penggeraknya :
a. Pusat Listrik Tenaga Air (PLTA)
b. Pusat Listrik Tenaga Diesel (PLTD)
c. Pusat Listrik Tenaga Uap (PLTU)
d. Pusat Listrik Tenaga Nuklir (PLTN)
e. Pusat Listrik Tenaga Matahari (surya)
f. Pusat Listrik Tenaga Angin
2. Baterai
Baterai berisi zat-zat kimia yang menyimpangan
energi kimia yang dapat berubah menjadi energi listrik bila kutub positif (+)
dihubungkan dengan kutub negatif (-). Pada bungkus baterai biasanya tertulis
1,5 V, artinya baterai tersebut memiliki tegangan listrik 1,5 volt. Baterai
dapat mengubah energi kimia menjadi energi listrik.
3. Aki (Akumulator)
Pada Aki terjadi
perubahan energi kimia menjadi energi listrik. Aki disebut juga dengan elemen basah
karena berisi zat kimia berupa cairan. Jika Aki digunakan terlalu lama, maka
energi listrik pada Aki akan habis. Agar dapat digunakan kembali, Aki harus
diberi energi listrik.
4. Dinamo Sepeda
Dinamo dapat mengubah
energi mekanik (gerak) menjadi energi listrik. Dinamo sepeda memiliki bagian
yang terdiri dari magnet berbentuk tabung, dan sebuah kumparan kawat. Dinamo
dipasang dekat roda depan sepeda. Ketika sepeda dijalankan, kepala dinamo yang
yang berhubungan langsung dengan magnet akan berputar karena bergesekan dengan
roda. Magnet yang berputar menimbulkan arus listrik pada kumparan.c. Rangkaian Listrik
Apabila kutub positif (+)
dan (-) dihubungkan dengan sepotong kabel, maka ada arus listrik. Arus listrik
mengalir dari kutub positif (+) ke kutub (-).Arus listrik hanya dapat mengalir
dalam rangkaian tertutup, dan tidak mengalir pada rangkaian terbuka. Rangkaian
tertutup adalah rangkaian yang tidak memiliki ujung dan pangkal, sebaliknya
rangkaian terbuka memiliki ujung dan pangkal.Baterai dapat disusun dengan
berbagai cara untuk menghasilkan rangkaian listrik, antara lain sebagai berikut:
a. Rangkaian seri. Baterai (sumber
listrik) disusun dengan cara berderet.
b. Rangkaian paralel. Baterai (sumber
listrik) disusun dengan cara sejajar.
c. Rangkaian CampuranGabungan dengan susunan
seri dan paralelAlat untuk menyambung dan memutuskan arus listrik disebut
sakelar.
d. Benda Konduktor dan Isolator Listrik
Konduktor
listrik adalah benda yang dapat menghantarkan arus
listrik. Contohnya besi, baja, kuningan, kayu yang basah, dan timah.
Isolator
listrik adalah benda yang tidak dapat menghantarkan arus
listrik. Contohnya plastik, kaca, dan kayu yang kering.
f. Contoh Alat Rumah Tangga Yang Memanfaatkan Energi Listrik
Sebagian besar peralatan
rumah tangga memanfaatkan energi listrik. Seperti : rice cooker, dispenser,
kulkas, radio, setrika, mesin cuci, kipas angin, dan sebagainya





Tidak ada komentar:
Posting Komentar